2026-05-04

Video! Perampokan Disertai Pembunuhan IRT di Pekanbaru, Pelaku Diringkus Kurang dari 72 Jam

Video! Perampokan Disertai Pembunuhan IRT di Pekanbaru, Pelaku Diringkus Kurang dari 72 Jam

Foto: Dari Rekaman CCT. Korban danDua Orang Pelaku

Pekanbaru, HR.ID - Kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru menggegerkan warga. Peristiwa tragis ini menjadi sorotan setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas di media social memperlihatkan aktivitas perlakuan pelaku terhadap korban yang begitu sadis. Terjadi pada pagi hari, Rabu, 29 April 2026

Aksi brutal itu terekam jelas dalam video CCTV yang beredar luas. Dalam video itu terlihat kedatangan dua orang wanita dan dua pria menggunakan mobil minibus yang diparkir di pinggir jalan, lalu dua wanita masuk ke dalam rumah menyalami korban.

Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Mencurigakan

Dari rekaman CCTV yang telah beredar, terlihat Dua orang Wanita masuk terlebih dahulu kedalam rumah korban, kemudian disusul Dua orang pria. Ke 4 pelaku mendatangi rumah korban dengan gerak-gerik tampak tenang dan tidak menimbulkan kecurigaan warga sekitar.

Bahkan ketika korban membuka pintu untuk menerima pelaku, ia masih sempat mendapat ciuman tangan dari sang mantan menantu lalu begegas duduk disofa sambil berbincang sejenak, sementara pelaku dua wanita tetap berdiri. Lalu beberapa saat kemudian seorang pria memakai masker muncul dan langsung menghantam korban dengan benda tumpul berkali-kali. 4 kali pukulan pertama dan membuat korban tak bergerak lagi, kemudian menambah puklulan sebanyak dua kali kepada korban yang tak berdaya lagi lantas bergegas memecahkan cctv.

"Mungkin karena belum yakin korban tewas, pelaku masih melakukan pemukulan dua kal lagi kemudian memecahkan cctv" kata beberapa netyzen di medsos.

Jika memperhatikan video cctv dengan seksama, orang yang melakukan eksekusi pembunuhan adalah pria yang terakhir masuk dengan membawa sebuah alat yang dibungkus kain dan memakai masker.

Selanjutnya di cctv setelah membantai,  kedua orang pria berniat masuk keruang makan, namun karena terekam cctv pelaku eksekutor kembali merusak cctv, namun yang luput dari mereka adalah cctv yang ada dihalaman depan tetap berfungsi.

Dalam durasi diakhir video terlihat anak korban juga datang dengan mengendarai kendaraan dan semapat masuk dalam rumah lalu tak lama kemudian ia keluar bersam Wanita yang memkai celana warna merah lau kembali pergi seakan tak nampak kejadian, Sementara para pelaku terlihat membawa barang hasil rampokannya.

Rekaman tersebut kini menjadi salah satu bukti penting yang tengah didalami oleh aparat kepolisian untuk mengungkap siapa saja menjadi pelaku dan motif dibalik kejadian ini.

Dugaan Keterlibatan Mantan Menantu Terbukti

Dalam perkembangan penyelidikan, muncul dugaan bahwa pelaku merupakan orang yang mengenal korban, bahkan disebut-sebut sebagai mantan menantu korban. Dugaan ini masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh suami korban, Salmon Meha. Sekitar pukul 08.00 WIB, ia sempat mengajak korban keluar rumah untuk mengurus pajak kendaraan namun korban memilih tetap tinggal. Saat kembali sekitar pukul 11.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa kamar wc.

1. Awal Mula Konflik
Hubungan antara pelaku dan keluarga korban diketahui sudah tidak harmonis sejak pelaku bercerai dengan anak korban beberapa waktu lalu. Menurut informasi warga setempat bahwa pelaku merasa sakit hati karena menganggap korban sering ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka hingga berujung pada perceraian.

4. Upaya Menghilangkan Jejak
Setelah melihat korban tidak berdaya, pelaku sempat mencoba membersihkan sisa darah dan melarikan diri melalui jalur yang sama saat ia masuk. Warga sekitar baru menyadari kejadian tersebut setelah suami korban pulang dan menemukan ibunya sudah bersimbah darah.

5. Penangkapan Pelaku
Tak butuh waktu lama, tim Satreskrim Polres setempat berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya. Aparat gabungan menangkap empat pelaku pembunuhan terhadap Dumaris Denny Wati br Sitio (60) yang ternyata peristiwa keji itu memang diotaki oleh mantan menantu perempuan korban.

Korban ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Kurnia 2 Nomor 20, RT 05/RW 15, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu (29/4/2026  dan sesaat setelah diketahui peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Rumbai dan ditindaklanjuti oleh Polresta Pekanbaru dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Bahkan pihak kepolisian langsung bergerak cepat mengejar pelaku.

Sebelum pengejaran pelaku dilakukan, terlebih dahlu Polisi mengamankan anak korban berinisial A pada Rabu malam (29/4/26). Ia menegaskan bahwa langkah itu dilakukan semata-mata untuk kepentingan penyelidikan. Menurut pihak kepolisian bahwa yang bersangkutan diamankan untuk dimintai keterangan dalam rangka pendalaman kasus. Katanya bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi..

Dari keterangan A mengaku tidak mengetahui bahwa ibunya telah menjadi korban pembunuhan. A sempat datang ke rumah orang tuanya dan masuk namun tidak masuk hingga ke dalam. Katanya ia dibujuk oleh salah satu pelaku untuk segera pergi.

Namun dengan keterangan A, pihak kepolisian mengaku masih mendalami hal itu, termasuk apa ada keterlibatan A dalam kasus ini.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, dalam pernyataannya kepada awak media menyampaikan jika kasus ini terungkap kurang dari 72 jam setelah kejadian. Ini berkat kerja sama intensif tim gabungan sejak olah tempat kejadian perkara (TKP) pertama dilakukan.

Mereka dikejar dan ditangkap diwilayah Aceh dan Binjai. Dalam proses pengejaran tersebut polisi menangkap AF dan SL pada Kamis (30/4/2026) malam di wilayah Aceh Tengah, sementara Dua pelaku lainnya, yakni E alias I dan L, diamankan pada Sabtu Pagi (1/5/2026) di Binjai.

Selain menghilangkan nyawa korban, pelaku juga diduga membawa kabur sejumlah barang berharga, seperti perhiasan, paspor, uang tunai dalam mata uang asing, serta telepon genggam. Cincin pernikahan milik suami korban turut dilaporkan hilang.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yakni Pasal 456 dan atau Pasal 458 ayat 3 atau Pasal 479. Ancaman hukuman mati, atau penjara selama 20 tahun.

Red: (HR-SR)
         dari berbagai sumber Terpercaya


2026-05-03

Sekilas Kisah Alumni Fakultas Pertanian UMI Angkatan 1987

Sekilas Kisah Alumni Fakultas Pertanian UMI Angkatan 1987

Foto: Dalam Rangka Halal Bihalal Mei 2025
Jejak Pengabdian di Dunia Pertanian

Alumni Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan tahun 1987 merupakan salah satu generasi yang memiliki peran penting dalam perkembangan sektor pertanian di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. Para lulusan pada periode tersebut kini telah tersebar di berbagai bidang, mulai dari akademisi, praktisi pertanian, hingga pelaku usaha agribisnis.

Perjalanan Pendidikan di Era 1980-an

Pada akhir dekade 1980-an, Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi yang fokus mencetak tenaga ahli di bidang pertanian. Angkatan 1987 menjadi bagian dari generasi yang belajar di masa ketika teknologi pertanian masih sangat konvensional, namun penuh semangat inovasi.

Sangking populernya pertanuian masa itu, Fak Pertanian yang mulai dibuka tahun 1987sebagai satu Prodi andalan Universitas Muslim Indonesia dimana mahasiswanya kala itu kurang lebih 300 orang Mahasiswa dengan tersebar di Tiga Jurusan yakni: Budidaya Pertanian (Agronomi), Sosial Pertanian (Sosek) dan Ilmu tanah,

Baca Juga: 
Benarkah Memakai Celana Dalam Terbalik Dapat Terhindar Dari Guna-guna dan Hipnotis ?

Mahasiswa pada masa itu banyak dibekali dengan ilmu dasar seperti agronomi, tanah, hama penyakit tanaman, hingga manajemen pertanian. Praktek kerja lapang sering dilakukan sebagai bagian SKS sebuah mata kuliah dengan berkunjung diberbagai tempat, misalnya di Perkebunan Karet Bulukumba, Pengindraan Jarak Jauh Pare-Pare, Balijas Maros, Sangiang Serri Sidrap dan lain lain.

Kontribusi Alumni di Dunia Kerja

Setelah lulus, para alumni angkatan 1987 tersebar di berbagai sektor, antara lain:

  • Dinas Pertanian di berbagai daerah
  • Perusahaan perkebunan dan agribisnis
  • Dunia pendidikan dan penelitian
  • Wirausaha di bidang pertanian dan pangan

Banyak di antara mereka yang kemudian menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah masing-masing.

Perkembangan Dunia Pertanian

Seiring perkembangan zaman, para alumni ini turut menyaksikan transformasi besar di sektor pertanian, mulai dari penggunaan teknologi modern, sistem irigasi yang lebih efisien, hingga digitalisasi pertanian.

Sebagian alumni bahkan ikut beradaptasi dengan perkembangan teknologi seperti pertanian presisi dan sistem pertanian berbasis data.

Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (FP-UMI) adalah salah satu fakultas unggulan di Makassar yang terakreditasi Unggul. Memiliki dua program studi sarjana (S1), yaitu Agroteknologi (akreditasi Unggul) dan Agribisnis (akreditasi A), fakultas ini didukung tenaga pengajar yang terdiri dari profesor, doktor, dan magister.

Baca Juga: 
Apakah Smartphone Akan Punah? Cek Harga & 5 Kacamata AR Terbaik 2026!

Profil & Keunggulan Fakultas Pertanian UMI:Program Studi: Agroteknologi (budidaya tanaman) dan Agribisnis.Akreditasi: Unggul.Fasilitas: Memiliki greenhouse dan berbagai laboratorium, seperti laboratorium hama dan penyakit, konversi tanah, kultur jaringan, dan kewirausahaan.

Keunggulan: Kurikulum yang mengintegrasikan ilmu pertanian dengan nilai-nilai Islam, didukung program Pencerahan Kalbu di Padang Lampe.Beasiswa: Tersedia KIP Kuliah, Bidik Misi, beasiswa yayasan, dan alumni

Silaturahmi dan Kebersamaan Alumni

Alumni Fakultas Pertanian UMI angkatan 1987 juga dikenal menjaga hubungan silaturahmi yang kuat. Berbagai kegiatan reuni dan pertemuan rutin menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus berbagi pengalaman dalam dunia kerja dan kehidupan.

Kebersamaan ini menjadi salah satu kekuatan yang terus dijaga hingga saat ini.
Alumni Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan 1987 merupakan bagian dari generasi akademik yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia.

Pada masa studi, mahasiswa angkatan ini menempuh pendidikan dengan kurikulum berbasis ilmu dasar pertanian yang meliputi agronomi, ilmu tanah, perlindungan tanaman, dan manajemen sumber daya pertanian. Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan teoritis dan praktis yang menjadi fondasi keilmuan mereka di kemudian hari.

Setelah menyelesaikan studi, para alumni tersebar di berbagai bidang profesi, antara lain instansi pemerintahan, perusahaan perkebunan, lembaga pendidikan, penelitian, serta sektor swasta di bidang agribisnis. Peran mereka terlihat dalam berbagai program pembangunan pertanian di tingkat lokal maupun nasional.

Baca Juga: 
Download SamDriver Solusi Dalam Kesulitan Mendapatkan Driver Komputer

Alumni angkatan 1987 juga dikenal memiliki ikatan silaturahmi yang kuat melalui berbagai kegiatan reuni dan komunikasi lintas generasi. Hal ini menjadi bentuk komitmen dalam menjaga nilai kebersamaan serta kontribusi berkelanjutan terhadap almamater dan masyarakat.

Ada satu hal yang tidak pernah berubah dari alumni Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia angkatan 1987—ikatan persaudaraan yang tetap kuat meski waktu sudah puluhan tahun berlalu.

Mereka dulu datang sebagai mahasiswa sederhana di akhir era 80-an, belajar tentang tanah, tanaman, hama, dan cuaca. Tidak ada yang menyangka, dari ruang kuliah itulah lahir para ahli, pejabat, peneliti, hingga pengusaha pertanian yang kini tersebar di berbagai daerah Indonesia.

Namun yang paling berkesan bukan hanya perjalanan karier mereka, melainkan momen reuni yang selalu penuh cerita dan tawa.

Setiap pertemuan alumni selalu berubah menjadi “mesin waktu”—mengembalikan mereka ke masa muda:

•  cerita begadang tugas praktikum
   kisah di lahan percobaan
   hingga kenangan dosen yang legendaris

Pertemuan reuni yang rutin digelar menjadi ajang berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, dan membangun kolaborasi baru antaralumni.

Lebih dari sekadar nostalgia, kebersamaan ini menjadi bukti bahwa nilai yang dibangun di bangku kuliah tetap hidup sepanjang waktu.
Penutup

Alumni Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia angkatan 1987 merupakan bagian penting dari sejarah panjang pendidikan pertanian di Indonesia. Dengan pengalaman dan kontribusi mereka, para alumni ini telah memberikan dampak nyata bagi pembangunan sektor pertanian di berbagai daerah.

 
Video: Ikatan Alumni Fakultas Pertanian 1987 Universitas Muslim Indonesia dalam rangkaian acara menyambut tahun baru 1447 Hijiriah 18 Juli 2025.
Tempat: Hotel Grend Town Panakukang, Makassar


Penulis: Ir. Andi Ms Hersandy
Alumni Fak. Pertanian UMI Angkatan Th. 1987
Ketua Yayasan Misi Indonesia
 

Momen 2019 di Makassar: Ketua FPI Sambut Prabowo Subianto dengan Sholawat di Lapangan Karebosi, Sebelum FPI Dibubarkan

Momen 2019 di Makassar: Ketua FPI Sambut Prabowo Subianto dengan Sholawat di Lapangan Karebosi, Sebelum FPI Dibubarkan

Foto: Suasan di Panggung Lapangan Karebosi Makassar

Makassa, HR.ID - Pada tahun 2019, sebelum adanya perubahan besar dalam dinamika organisasi Front Pembela Islam (FPI), sebuah momen menarik terjadi di Makassar. Kunjungan tokoh nasional Prabowo Subianto ke Lapangan Karebosi disambut dengan lantunan sholawat oleh Ketua FPI Makassar bersama sejumlah pendukungnya.

Acara tersebut berlangsung di salah satu ruang publik utama Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan dihadiri oleh masyarakat dalam jumlah cukup besar. Suasana saat itu terlihat khidmat dengan nuansa religius yang kuat.

Suasana Sebelum Perubahan Status FPI

Pada periode sebelum 2020, Front Pembela Islam (FPI) masih aktif sebagai organisasi massa yang memiliki struktur kepengurusan di berbagai daerah, termasuk Makassar. Organisasi ini sering terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, serta kerap hadir dalam momentum politik maupun kemasyarakatan.

Dalam konteks kunjungan Prabowo ke Makassar pada 2019, keterlibatan FPI Makassar dalam penyambutan menunjukkan salah satu bentuk aktivitas organisasi pada masa tersebut.
Penyambutan di Lapangan Karebosi

Di Lapangan Karebosi, kedatangan Prabowo Subianto disambut dengan lantunan sholawat yang dipimpin oleh Ketua FPI Makassar. Suasana menjadi lebih religius dan penuh antusiasme dari masyarakat yang hadir. 

Prabowo Subianto tiba di lapangan karebosi sekitar puikul 15.23 Wita.  Ratusan ribu warga telah memadati Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan saat itu.  Antusiasme Masyarakat begitu tinggi sehingga mereka rela berpanas-panasan dan menunggu sekitas 1 Jam lebih kedatangan Calon Presiden 02.

Setibanya di Panggung Lapangan Karebosi, Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu tiba di lokasi, shalawat badar bergemah yang dipimpin oleh ulama ternama Sulawesi Selatan yakni Habib Hamid Al Hamid.  Shalawat bergemah dan diikuti Ratusan Ribu simpatisan Prabowo-Sandi

“Marilah kita sambut calon presiden kita yang kita cintai, yang didukung oleh ulama dengan melantunkan shalawat badar,” ungkap Habib Hamid Al Hamid siang menjelang sore itu kepada ratusan ribu massa kampanye Akbar Capres Prabowo Subianto di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3).

Selain itu, acara juga berjalan dengan pengamanan dari aparat setempat, mengingat jumlah massa yang cukup besar.

Selain Habib Hamid dan Uzt. Syaiful sebgai sekretaris, terlihat pula Pengurus Teras FPI Sulawesi selatan seperti Habib Muchsin ( Ketua DPD FPI Sulsel ), Uzt. Agussalim ( Sekretaris DPD FPI Sulsel, Habib Faisal ( Imam Daerah FPI Sulsel ), Uzt. Firdaus ( Wakil Ketua FPI ), Panglima Laskar FPI (Uzt Jimy Ilham) serta para Ketua DPC se Kota Makassar dan ribuan anggota Laskarnya.


Situasi FPI Sebelum 2020

Sebelum tahun 2020, Front Pembela Islam (FPI) masih aktif sebagai organisasi massa dengan struktur kepengurusan di berbagai daerah, termasuk Makassar. Organisasi ini kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan juga hadir dalam sejumlah agenda politik.

Peran FPI Makassar pada saat itu tercermin dalam keterlibatannya dalam penyambutan tokoh nasional tersebut di Lapangan Karebosi.

Setelah Pembubaran FPI Tahun 2020

Pada akhir tahun 2020, pemerintah Indonesia secara resmi membubarkan FPI dan melarang aktivitas organisasi tersebut. Keputusan ini membuat struktur organisasi FPI tidak lagi memiliki legalitas hukum di Indonesia.

Sejak saat itu, aktivitas yang sebelumnya dilakukan atas nama FPI tidak lagi berlangsung secara resmi. Namun, sebagian mantan anggota disebut masih aktif dalam kegiatan sosial secara individual atau melalui wadah lain di luar organisasi tersebut. Namun tak lama setalah itu, diawal tahun 2021 merek ayang bdikomndoi oleh Habib Riziek Sihab (HRS) mendeklarasikan organisasi baru dengan singkatan nama yang sama yakni From Persaudraan Islam (FPI) yang hingga kini masih aktif dan berjalan meski situasi dan anggotanya tidak sepadat dulu.

Beberapa informasi didapatkan bahwa oraganisasi ini tidak banyak eksis lagi di Kabupaten-kota seluruh Indonesia. Para pengurusnya tidak lagi aktif seperti saat masih memakai nama Front Pembela Islam. Ini situasi yang bisa saja terjadi disemua organisasi dimana eksistensi anggota bisa saja berubah oleh karena ketikstabilan pengambil kebijakan disetiup induk organisasi khususnya tingkat Propinsi cabang Indonesia.  

Dinamika Politik dan Sosial

Peristiwa penyambutan pada tahun 2019 ini menjadi salah satu catatan dinamika hubungan antara tokoh politik dan kelompok masyarakat di Indonesia. Kehadiran unsur religius seperti sholawat dalam acara politik menunjukkan kuatnya pengaruh budaya dan agama dalam ruang publik.

Red: ( MH-SR)

HP AI 2026: Smartphone Pintar yang Bisa “Berpikir” Sendiri & Bantu Aktivitasmu

HP AI 2026: Smartphone Pintar yang Bisa “Berpikir” Sendiri & Bantu Aktivitasmu


HR.ID - Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi smartphone (HP) telah mengalami lompatan besar, terutama dengan integrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Jika dulu HP hanya digunakan untuk komunikasi dan hiburan, kini perangkat tersebut mulai bertransformasi menjadi asisten pintar yang mampu memahami kebutuhan pengguna secara lebih mendalam.

1. AI sebagai Otak Smartphone Modern

Perusahaan teknologi besar seperti Apple, Samsung, dan Google berlomba-lomba menanamkan AI ke dalam perangkat mereka. AI memungkinkan smartphone mempelajari kebiasaan pengguna, mulai dari pola penggunaan aplikasi hingga preferensi fotografi.

Contohnya, fitur AI dapat secara otomatis mengatur kecerahan layar, menghemat baterai, hingga memberikan rekomendasi aplikasi yang sering digunakan pada waktu tertentu.

2. Kamera Lebih Pintar dengan AI

Salah satu implementasi AI yang paling terasa adalah pada kamera. Teknologi AI memungkinkan kamera mengenali objek seperti wajah, makanan, pemandangan, hingga kondisi pencahayaan. Hasilnya, foto menjadi lebih tajam dan profesional tanpa perlu pengaturan manual.

Bahkan, beberapa HP kini mampu melakukan AI image processing untuk meningkatkan kualitas gambar dalam kondisi minim cahaya atau memperbaiki foto yang blur.

3. Asisten Virtual yang Semakin Canggih

AI juga menghadirkan asisten virtual seperti Google Assistant dan Siri. Asisten ini tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga bisa mengatur jadwal, mengirim pesan, hingga mengontrol perangkat rumah pintar.

Ke depannya, asisten virtual diprediksi akan semakin kontekstual, mampu memahami emosi pengguna, dan memberikan respon yang lebih natural.

4. Keamanan Berbasis AI

AI juga meningkatkan keamanan smartphone melalui fitur seperti pengenalan wajah (face recognition) dan sidik jari. Teknologi ini semakin akurat karena AI mampu mempelajari perubahan wajah pengguna dari waktu ke waktu.

Selain itu, AI juga digunakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan, seperti percobaan login tidak sah atau aplikasi berbahaya.

5. Masa Depan HP Berbasis AI

Ke depan, HP tidak hanya akan menjadi alat komunikasi, tetapi juga asisten pribadi yang benar-benar cerdas. Dengan perkembangan AI generatif, smartphone bisa membantu menulis pesan, membuat konten, hingga mengedit video secara otomatis.

Bahkan, kemungkinan besar HP akan semakin terintegrasi dengan perangkat lain seperti kacamata pintar dan wearable devices, menciptakan ekosistem digital yang lebih seamless.

Dulu, kita menganggap HP canggih itu yang kameranya jernih atau baterainya awet. Tapi di tahun 2026 ini, standar "canggih" sudah bergeser. Sekarang, zamannya AI Phone—smartphone yang tidak cuma menunggu perintah, tapi bisa "berpikir" dan membantu produktivitas kita secara otomatis.

Kenapa tiba-tiba semua merek HP beralih ke AI? Ini dia bocoran fitur dan deretan HP yang sedang memimpin revolusi ini.

Apa Sih yang Bisa Dilakukan HP AI?

Bukan lagi sekadar filter wajah, AI di HP masa kini punya fungsi yang jauh lebih cerdas:

Circle to SearchCukup lingkari objek di layar, dan HP langsung mencarikan informasi atau tempat membelinya.

Live Translate: Teleponan dengan orang asing tanpa kendala bahasa karena suara mereka langsung diterjemahkan secara real-time.

AI Photo Editor: Menghilangkan orang yang lewat di latar belakang foto (photobomb) atau mengubah cuaca mendung jadi cerah hanya dengan sekali ketuk.

AI Summarizer: Malas baca artikel panjang atau transkrip rapat? AI bisa merangkum poin utamanya untukmu dalam hitungan detik.Jajaran

"Hero" HP AI di Tahun 2026

Beberapa brand sudah unjuk gigi dengan teknologi AI mereka masing-masing:

Samsung Galaxy S25 Ultra (Galaxy AI): Raja produktivitas. Fitur Note Assist-nya bisa merapikan tulisan tangan jadi teks digital yang rapi dan terstruktur.

iPhone 16 Pro Max (Apple Intelligence): Fokus pada privasi. Seri sekarang jauh lebih pintar dan bisa memahami konteks apa yang sedang kamu buka di layar.

Xiaomi 15 Ultra (Hyper AI): Mengandalkan kekuatan chipset Snapdragon 8 Elite, HP ini jagonya mengolah video mentah menjadi cinematic berkat bantuan AI.

Oppo Reno12 Pro (AI Portrait): Membuktikan bahwa fitur AI keren tidak harus mahal. Fitur AI Eraser-nya sangat halus untuk membersihkan objek foto yang mengganggu.

Infinix Note 50 Pro: Menggunakan asisten AI "Volx" berbasis Deepseek, membuktikan HP kelas menengah pun kini sudah sangat pintar untuk urusan riset dan pencarian data.

Vivo V40: Diibekali dengan teknologi vivo AI yang berfokus pada pencitraan. Kameranya mampu menghasilkan tujuh jenis bokeh ZEISS. Salah satu teknologi unggulannya adalah AI Facial Conturing yang memastikan hasil foto terlihat lebih realistis dan mengurangi distorsi.

OPPO A3 Pro: Dibekali dengan fitur AI LinkBoost yang akan memastikan jaringan terhubung dengan lebih baik. Teknologi AI ini mampu menghadirkan peralihan jaringan yang mulus, serta pemulihan sinyal dengan cepat. Kamera OPPO A3 Pro dilengkapi dengan fitur AI Eraser yang dapat digunakan untuk menghapus objek secara pintar. Dengan mengentuk objek atau orang pada foto dan melingkarinya, maka objek atau orang tersebut akan hilang dan digantikan dengan latar yang terlihat realistis dan mulus.

Masa Depan Ada di Genggaman

Ke depannya, HP bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan Personal Assistant digital. Ia akan tahu jadwalmu, menyarankan rute tercepat sebelum kamu bertanya, hingga membantu membalas email dengan nada bicara yang sesuai dengan karaktermu.

Jadi, apakah HP-mu yang sekarang sudah cukup pintar, atau ini saatnya buat upgrade ke AI Phone?

Smartphone berbasis AI bukan lagi sekadar tren, melainkan arah masa depan teknologi. Dengan kemampuan belajar dan beradaptasi, HP akan semakin personal dan mampu membantu kehidupan sehari-hari dengan lebih efisien.

Penulis: Redaksi Publis Tim, Misi Computer & Cellular

2026-05-02

Ingat ! Vokalis The Voice Indonesia, Tendang Ibu Kandung. Ini Info Terbarunya

Ingat ! Vokalis The Voice Indonesia, Tendang Ibu Kandung. Ini Info Terbarunya


HR.ID - Sejak beredar kabar mengejutkan tentang seorang vokalis dari acara pencarian bakat terkenal, The Voice Indonesia, yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap ibu kandungnya, banyak pihak yang penasaran dan mencari klarifikasi terkait faktanya.
Apa yang Terjadi?

Berita ini beredar luas di media sosial dan media online, menyebutkan bahwa seorang vokalis yang pernah tampil di ajang tersebut diduga melakukan tindak kekerasan berupa menendang ibu kandungnya. Kejadian ini langsung menuai kecaman dari masyarakat dan banyak pihak yang merasa kecewa.
Klarifikasi dan Fakta

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait maupun kepolisian mengenai kejadian tersebut. Pihak keluarga dan manajemen vokalis tersebut juga belum memberikan pernyataan resmi. Beberapa sumber menyebutkan bahwa berita ini perlu dikonfirmasi kebenarannya dan masih dalam tahap penyelidikan.
Apa Kata Pihak Terkait?

Keluarga dan Manajemen: Belum ada pernyataan resmi. Mereka kemungkinan akan memberikan klarifikasi setelah mendapatkan informasi lengkap dari pihak berwenang.
Pihak Kepolisian: Sampai saat ini, belum ada laporan resmi yang diterima terkait kejadian tersebut. Jika ada, proses hukum akan berjalan sesuai prosedur.

Perkembangan dan Implikasi, kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan figur publik dari dunia hiburan Tanah Air. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil investigasi resmi dan tidak mudah percaya pada berita yang belum terbukti kebenarannya.

Hingga saat ini, informasi resmi mengenai kejadian tersebut masih minim dan belum ada bukti kuat yang mengonfirmasi kejadian kekerasan yang dituduhkan. Kita harus menunggu perkembangan selanjutnya dari pihak berwenang dan memastikan kebenaran dari berita yang beredar.

Apa yang terjadi (ringkas fakta)

  • Masih pelajar (sekitar 17 tahun saat kejadian)
  • Tinggal di Kupang, NTT
  • Menganiaya ibu kandung (memukul & menendang) karena emosi soal hal sepele
  • Video kejadian viral → lalu ditangkap polisi

Perkembangan terbaru (yang penting kamu tahu) Tidak ada update terbaru yang jelas sampai sekarang (2026) di media besar.

  • Setelah penangkapan, kasus ini tidak lagi jadi sorotan nasional
  • Tidak ada kabar lanjutan tentang karier musiknya
  • Tidak ada aktivitas publik yang terverifikasi (misalnya rilis lagu, tampil TV, dll)

Dengan kata lain kemungkinan besar dia kembali ke kehidupan pribadi / tidak aktif di dunia hiburan




Rer: (Iswhy)

Hukum

Kesehatan

»

Serba Serbi